Sejarah Orgonite





Orgone
Orgone adalah sebentuk energi kehidupan/ Energi eterik positif (Chi, Ki, Orgone, Prana, mana, dll)  selalu berlimpah di Bumi yang pada awalnya ditemukan oleh Dr Wilhelm Reich 1930  setelah 40 tahun melakukan penelitian. Dr Reich dikenal sebagai seorang ilmuwan yang mempunyai integritas yang sangat baik di reputasi internasional. Dia adalah anak didik Sigmund Freud ketika belajar untuk meraih gelar doktor dan setelah lulus ia menjadi asisten klinis di Klinik psikoanalisis Freud. Selama melakukan beberapa eksperimen saat bekerja di klinik, ia tidak sengaja menemukan energi misterius yang ada di semua mahluk hidup di bumi dan juga berada di atmosfir bumi, energi ini kemudian beliau beri nama orgone. Alat yang berfungsi untuk menghasilkan dan mengumpulkan energi orgone tersebut dikenal dengan nama Orgonite. 

Dengan ditemukannya pemanfaatan energi listrik, manusia dengan tidak sengaja telah menemukan cara untuk mengganggu lingkungan energi eterik positif yang bisa membawa bencana.
Semua peralatan listrik apa pun ukurannya memancarkan berbagai jumlah radiasi elektromagnetik (EMR) yang memiliki efek dari pemecahan molekul H2O menjadi H + dan OH-ion. Energi eterik positif (sebut saja Prana) tergantung pada molekul air, pada area yang dibebankan dengan EMR maka Prana berfungsi sebagai konduktor dapat menyebabkan Prana menipis dan setiap bentuk kehidupan mulai menderita.



 

Manfaatnya
Membooster daya pancaran aura / tubuh eterik manusia
Orgonite berfungsi menyerap dan menetralkan EMR (Electromagnetic Radiation) sehingga memungkinkan ion untuk mereformasi menjadi molekul air. Ketika ini terjadi, Prana positif mengalir kembali ke daerah di sekitarnya dan memulihkan kesehatan semua bentuk kehidupan. Fungsi menetralisir adalah sebagai fungsi primer orgonite dan itu merupakan prasyarat untuk kerja semua perangkat orgonite.

Berdasarkan fungsinya, orgonite dibagi menjadi 2 yaitu :
  1. Tactical Orgonite
  2. Domestic Orgonite








Comments